Pages

Rabu, 16 Januari 2013

Perawatan burung prenjak

`Burung prenjak` adalah jenis burung kicau yang banyak diminati penggemar burung karena suaranya yang khas, perawatannya mudah, serta memiliki “karakter/tingkah laku” yang bisa dibilang `unik dan lucu`.
Perawatan harian untuk burung prenjak ini tidak jauh berbeda dengan burung kicau lain kebanyakan. Berikut ini pola perawatan harian untuk `burung prenjak` secara sederhana namun berkualitas :
  1. pagi hari [sekitar jam 7 pagi] burung di angin-anginkan di tempat teduh, ex : biasanya di teras depan rumah.
  2. kontrol pakan dan minum harian burung, tambah apabila pakan dan minum burung dalam kandang habis/tinggal sedikit.
  3. berikan 1-2 ekor jangkrik setiap pagi dan sore hari [jangan berlebih untuk menghindari  `birahi`  burung prenjak].
  4. jemur secara rutin, usahakan menjemur burung di pagi hari selama 1,5-2jam [ antara jam 7-9 pagi]. penjemuran minimal 2x seminggu.
  5. setelah dijemur dibawah terik matahari,  `jangan langsung dikerudung`. sebab bisa menyebabkan penyakit pada mata burung prenjak/burung kicau lainnya. sahakan di taruh di tempat yang dingin/di angin-anginkan kembali.
  6. jangan taruh  kandang burung prenjak dengan burung prenjak lain secara berdekatan. sebab bisa membuat `mental` salah satu burung menjadi down/takut. usahakan apabila mempunyai burung prenjak lebih dari 1 di rumah, taruh kandang berjauhan, ex : di depan dan dibelakang rumah.
  7. sore hari [sekitar jam 4-5 sore] kasih jangkrik 1-2 ekor. setelah itu burung dimandikan/disemprot bila perlu.
  8. `kerudung/slongkop` burung bila perlu. apabila burung prenjak ingin dimaster dengan suara burung lain, waktu yang tepat adalah sore [menjelang malam hari]. dengarkan burung dengan suara master-an dengan lirih/jangan terlalu keras. ex : dari tape recorder atau HaPe.
  9. `perlu diingat` pemberian kroto dan ulat hongk_ng/kand_ng seperlunya saja [2minggu 1x] untuk menghindari birahi burung prenjak secara berlebihan.
  10.  apabila burung prenjak ingin ditrack/di adu dengan burung prenjak lain, kurangi porsi jangkrik/kroto yang berlebih saat akan diadu [agar performa burung stabil dan tidak over  “salto“.

Tips membuat Ciblek / perenjak mau makan voer

Memelihara Burung kecil seperti Ciblek atau Perenjak kini menjadi trend baru di dunia perburungan , hampir semua kicaumania memelihara burung tersebut . Bagaimana jika kita mendapatkan burung - burung tersebut dalam keadaan belum makan voer ? .
ok! kita bahas tuntas disini : 




Hal yang perlu anda ketahui mengenai burung Ciblek atau Perenjak adalah : 
Burung Ciblek dan Perenjak adalah burung yang senang menjemur diri di sinar matahari , jadi pastikan tempat mengantang burung ciblek anda terkena sinar matahari setiap harinya minimal 2-3 jam . baru setelah itu gantang burung ditempat yang sejuk.
Burung Ciblek adalah burung petarung, jangan biasakan menggantang 2 ekor atau lebih burung ini saling berhadapan atau berdekatan ! , gantang burung secara berjauhan dan bila perlu diselang - seling dengan kandang burung lainnya.
Dan sebagai saran jika anda memiliki burung pentet/Toed atau burung predator lainnya sebaiknya jauhkan dari ciblek anda untuk menghindari burung merasa tidak nyaman dan stress, karena kita semua tahu ciblek adalah makanan burung pentet ataupun burung-burung predator di alamnya .
Tip membuat ciblek makan voer
  1. hari pertama siapkan kroto basah dan masukan full kroto ke dalam tempat makanannya ( tanpa pur ) hal ini biar ciblek terbiasa dengan tempat makanan dan minuman yang anda sediakan dikandangnya. 
  2. hari kedua masukan pur kedalam tempat makanannya lalu ditaruh diatasnya kroto basah, tapi jangan diaduk dulu, biar burung ciblek yang mengaduk-aduknya apabila kroto diatasnya sudah mulai habis.
  3. hari ketiga masukan campuran voer dan kroto ke tempat makanannya lalu ditaruh diatasnya kroto basah. 
  4. hari keempat campurkan pur dan kroto basah ketempat makanannya lalu campur sedikit dengan air bersih, lalu diaduk. (airnya sedikit aja maksudnya agar pur dan kroto menyatu ).
  5. hari kelima masih seperti sebelumnya tapi kali ini jumlah kroto dikurangi. 
  6. hari keenam masukan pur murni kedalam tempat makanannya ( tanpa kroto ), dan sediakan cepuk untuk tempat kroto ( dipisah untuk krotonya ). 
  7. hari ketujuh amati kotorannya apakah sudah membentuk atau masih bercampur dengan air ( warna putih ), jika seudah membentuk dengan kata lain tidak berupa cairan lagi berarti ciblek anda sudah mau makan pur murni. 
OK!, selamat mencoba, tapi tetap diingat biarpun ciblek anda sudah mau makan pur anda harus tetap memberinya Kroto dan jangkrik kecil agar staminanya terjaga .